Pendahuluan
Pipa las adalah pipa yang dibentuk dengan mengelas tepi lembaran logam, strip atau gulungan menjadi satu. Ini adalah pipa baja yang paling umum digunakan dalam industri modern, dan ukuran pasar global diperkirakan akan mencapai US $ $28,7 miliar pada tahun 2025. Melalui artikel ini, Anda akan memiliki pemahaman yang komprehensif tentang pipa las.
Dua Proses Utama Untuk Pipa Las
Proses Pengelasan Busur Terendam (SAW)
The pengelasan busur terendam Proses ini membentuk busur antara elektroda yang diumpankan secara terus menerus dan benda kerja. Elektroda adalah konduktor yang memindahkan arus ke tempat di mana pengelasan diperlukan. Fluks digunakan untuk menghasilkan gas pelindung dan terak untuk menghindari kontaminasi. Busur bergerak di sepanjang lasan dengan kecepatan yang seragam, dan fluks yang berlebih juga didaur ulang. Kehilangan panas dari pengelasan busur terendam proses juga sangat rendah.
JCOE: Bentuk-J → Bentuk-C → Stempel progresif bentuk-O
UOE: Berbentuk U → Penekanan dua langkah berbentuk O
Tiga Bentuk
Pengelasan eksternal adalah pengelasan pada permukaan pipa, dan panas yang dihasilkan oleh busur terkonsentrasi pada bagian luar dinding pipa. Pengelasan internal adalah pengelasan dengan memasukkan pistol las ke bagian dalam pipa. Pengelasan dua sisi membutuhkan pengelasan di bagian dalam dan luar. Seluruh prosesnya adalah pengelasan eksternal pertama untuk pelapisan dasar, pembersihan akar, pengelasan internal untuk pengisian, dan akhirnya pengelasan eksternal untuk penutup. Perlu dicatat, bahwa apa pun metode pengelasan yang digunakan, pasti akan ada sambungannya!
Aplikasi
Bangunan dan infrastruktur: digunakan untuk rangka bangunan, kolom pengukur struktur baja, jembatan, struktur terowongan, pagar pembatas jalan raya.
Industri energi dan kimia: transportasi minyak dan gas alam jarak jauh. Sebagai casing sumur minyak dan komponen peralatan pengeboran di pertambangan ladang minyak. Pasokan air perkotaan, drainase, transportasi gas.
Transportasi: sasis mobil, pipa knalpot, struktur bodi, rangka kontainer, boom derek pelabuhan.
Manufaktur dan industri mesin: boom truk pompa beton, bantalan kursi, poros penggerak, tangki penyimpanan dan pembuatan bejana tekan, dll.
Pipa Seamless vs Pipa Las
Dari definisi tersebut, kita dapat mengetahui secara jelas perbedaan mendasar antara kedua pipa tersebut. Pipa pipa yang dilas memiliki lasan, sedangkan pipa tanpa sambungan tidak.
Keuntungan pipa las dibandingkan dengan pipa las
Biaya rendah: Tingkat pemanfaatan bahan baku mencapai 98%, dan biaya komprehensif 15%-20% lebih murah daripada pipa seamless lainnya dengan spesifikasi yang sama.
Efisiensi produksi yang tinggi: Efisiensi produksi pipa las sangat tinggi, dengan kecepatan produksi rata-rata 60 meter per menit, sedangkan pipa tanpa sambungan hanya 3 meter per menit.
Ketebalan dinding yang seragam: Ketebalan dinding pipa yang dilas relatif konsisten, dengan toleransi ketebalan dinding sekitar ± 0,05 mm, sedangkan pipa tanpa sambungan adalah ± 0,5 mm.
Kualitas permukaan yang baik: Permukaan pipa yang dilas relatif halus, sehingga tidak terlalu rentan terhadap korosi, dengan laju korosi <0,01 mm per tahun, sedangkan pipa tanpa sambungan yang tidak dirawat adalah 0,15 mm per tahun.
Keuntungan pipa tanpa sambungan dibandingkan pipa las
Kekuatan tinggi: Pipa seamless tidak memiliki las, dan kekuatan keseluruhannya lebih tinggi, sehingga menghindari titik lemah akibat celah pengelasan.
Daya dukung tekanan yang kuat: Pipa baja seamless dapat digunakan di lingkungan bertekanan tinggi, sedangkan pipa las hanya dapat digunakan di lingkungan bertekanan sedang dan rendah karena adanya lasan.
Berbagai macam aplikasi: Sama seperti di atas, pipa seamless memiliki jangkauan aplikasi yang lebih luas daripada pipa yang dilas karena daya dukung tekanannya yang kuat.